PENGARUH AMPAS TEBU SEBAGAI BIOCHAR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KANGKUNG (IPOMOEA REPTANS POIL)

Penulis

  • Muhammad Fauzan Zulazmi Universitas Quality
  • Magdalena Saragih Universitas Quality
  • Swati Sembiring Universitas Quality

Kata Kunci:

Ampas Tebu, Biochar, Pertumbuhan Vegetatif

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian biochar yang berasal dari ampas tebu terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman kangkung (Ipomoea reptans). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada melimpahnya limbah ampas tebu dari UMKM air tebu di Kota Medan yang belum dimanfaatkan secara optimal, serta kebutuhan akan alternatif pupuk organik ramah lingkungan untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Ampas tebu diolah melalui proses pirolisis menjadi biochar yang kemudian diaplikasikan sebagai pembenah media tanam. Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan (September–November 2025) menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan, sehingga diperoleh 24 unit percobaan. Perlakuan terdiri atas P0 (kontrol), P1 (0,5 kg biochar + 3 kg tanah), P2 (1 kg biochar + 3 kg tanah), dan P3 (1,5 kg biochar + 3 kg tanah). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat kotor, dan berat bersih. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji Tukey apabila berbeda nyata. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa pemberian biochar ampas tebu berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun pada seluruh minggu setelah tanam (MST 1–4), dimana nilai F hitung lebih besar dari F tabel 5%. Namun demikian, hasil uji lanjut Tukey menunjukkan bahwa perbedaan antar perlakuan tidak berbeda nyata pada masing-masing waktu pengamatan. Secara umum, seluruh perlakuan menunjukkan peningkatan pertumbuhan seiring bertambahnya umur tanaman. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa biochar ampas tebu berpotensi sebagai bahan pembenah tanah dan alternatif pupuk organik ramah lingkungan dalam budidaya kangkung, meskipun pada dosis yang digunakan belum menunjukkan perbedaan pertumbuhan yang signifikan antar perlakuan. Pemanfaatan limbah ampas tebu menjadi biochar mendukung konsep ekonomi sirkular dan pertanian berkelanjutan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-28