PENGARUH MODEL STAD BERBANTUAN VIDEO ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS MATERI RANTAI MAKANAN KELAS V SD NEGERI 026793 BINJAI UTARA
Kata Kunci:
Model Pembelajaran STAD, Video Animasi,, Hasil BelajarAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hasil belajar IPAS siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan video animasi; (2) hasil belajar IPAS siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model STAD tanpa bantuan video animasi; serta (3) pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran STAD berbantuan video animasi terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiment (eksperimen semu). Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 026793 Binjai Utara dengan populasi seluruh siswa kelas V yang terdiri atas dua kelas. Sampel penelitian meliputi kelas V-B sebagai kelas eksperimen sebanyak 21 siswa dan kelas V-A sebagai kelas kontrol sebanyak 22 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes berbentuk esai. Data penelitian selanjutnya dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar IPAS siswa pada materi rantai makanan yang mengikuti pembelajaran dengan model STAD berbantuan video animasi memperoleh nilai rata-rata pre-test sebesar 36,09 dan meningkat menjadi 80,23 pada post-test; (2) hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model STAD tanpa bantuan video animasi memperoleh nilai rata-rata pre-test sebesar 49,68 dan post-test sebesar 71,04; serta (3) penerapan model pembelajaran STAD berbantuan video animasi menunjukkan adanya pengaruh terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 026793 Binjai Utara. Hal tersebut dibuktikan melalui hasil pengujian hipotesis yang memperoleh nilai t_hitung = 2,12 > t_tabel = 2,01. Dengan demikian, H₀ ditolak dan H₁ diterima, yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model STAD berbantuan video animasi dan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model STAD tanpa bantuan video animasi. Oleh karena itu, penggunaan model pembelajaran STAD yang dipadukan dengan video animasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V pada materi rantai makanan.
