EVALUASI KUAT TARIK BESI REBAR DENGAN VARIASI KEDALAMAN MENGGUNAKAN PEREKAT EPOXY BASE RAMSET REO502 PADA TAPAK PONDASI BETON

EVALUASI KUAT TARIK BESI REBAR DENGAN VARIASI KEDALAMAN MENGGUNAKAN PEREKAT EPOXY BASE RAMSET REO502 PADA TAPAK PONDASI BETON

Penulis

  • Paulinus Ndruru Universitas Quality

Kata Kunci:

Rebar D16, uji kuat tarik (tensile strength test), perekat ramset REO502, variasi kedalaman

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi kedalaman penanaman besi beton ulir (rebar) D16 terhadap kuat tarik dengan menggunakan perekat epoxy berbasis Ramset REO502 pada tapak pondasi beton. Variasi kedalaman penanaman yang diuji meliputi 8 cm, 16 cm, 20 cm, 22 cm, dan 24 cm. Uji tarik dilakukan untuk menentukan kedalaman optimal yang menghasilkan kuat tarik maksimum, sekaligus memastikan efisiensi penggunaan material dalam konstruksi. Metode penelitian meliputi pembuatan benda uji berbentuk kubus dengan dimensi 80 cm × 80 cm × 30 cm untuk simulasi tapak pondasi, serta silinder beton untuk pengujian kuat tekan. Perekat Ramset REO502 diaplikasikan pada rebar dengan variasi kedalaman, dan hasil uji tarik dianalisis untuk mengevaluasi kekuatan ikatan antara rebar dan beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedalaman penanaman rebar memengaruhi kekuatan tariknya. Kuat tarik maksimum sebesar 180 kN tercatat pada kedalaman 24 cm, menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan kedalaman 8 cm yang hanya menghasilkan kuat tarik 50 kN. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedalaman 24 cm merupakan kedalaman optimal untuk aplikasi rebar D16 menggunakan Ramset REO502, menghasilkan kekuatan tarik yang signifikan tanpa kegagalan struktural pada beton

Diterbitkan

2025-05-13